Growth Partner dan Docquity Luncurkan Program Umrah dengan Pendampingan Medis dan Dukungan Teknologi

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Growth Partner dan Docquity meluncurkan program umrah berbasis teknologi dengan pendampingan dokter bagi jemaah dengan kondisi kesehatan khusus, yang pertama di dunia dalam wisata umrah inklusif.

RIYADH, Arab Saudi, 19 Mei 2026 /PRNewswire/ — Growth Partner dan Docquity hari ini mengumumkan peluncuran program umrah pertama di dunia yang didampingi secara medis dan didukung teknologi, bekerja sama dengan berbagai inisiatif ekosistem yang didukung oleh Saudi Tourism Authority (STA).

Program ini menjawab salah satu hambatan paling besar dalam wisata religi: memungkinkan jemaah dengan penyakit kronis, kebutuhan pascaoperasi, atau disabilitas fisik untuk dapat menjalankan ibadah umrah dengan aman.

Melayani Indonesia, salah satu pasar sumber jemaah umrah terbesar di dunia. Program ini menghadirkan dokter dan perawat profesional dalam setiap kelompok jemaah, mulai dari skrining kesehatan sebelum keberangkatan hingga pendampingan selama pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah sampai kepulangan dengan aman ke tanah air. Uji coba yang sukses bersama kelompok jemaah asal Indonesia telah membuktikan keamanan, kesiapan logistik, serta kualitas pengalaman spiritual dari model ini.

Mendefinisikan Ulang Siapa yang Dapat Menjalankan Umrah

Program ini dirancang bagi jemaah yang sebelumnya sering disarankan untuk tidak bepergian, termasuk mereka yang hidup dengan Diabetes Melitus Tipe 2, hipertensi, atau penyakit jantung; pasien dalam masa pemulihan pascaoperasi; pengguna kursi roda; lansia tanpa pendamping keluarga; penyintas kanker dalam masa remisi; hingga perempuan yang bepergian tanpa wali laki-laki.

Baca Juga :  MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru

Alih-alih menjadikan kondisi kesehatan sebagai penghalang, program ini membangun infrastruktur medis menyeluruh di sepanjang perjalanan ibadah jemaah.

Fitur utama program meliputi:

  • Pendampingan Medis Berkelanjutan: Dokter dan tenaga kesehatan berlisensi dan terlatih, akan mendampingi setiap kelompok jemaah terkurasi sepanjang perjalanan, mulai dari keberangkatan hingga penyelesaian ibadah dan kepulangan dengan aman.
  • Pemantauan Kesehatan Berbasis AI: Platform AI milik Docquity juga melengkapi tim medis pendamping dengan teknologi kecerdasan klinis secara real-time, memungkinkan intervensi yang proaktif dan melakukan protokol perawatan yang dipersonalisasi sepanjang perjalanan.
  • Paket Layanan Personal: Jadwal perjalanan yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebutuhan medis masing-masing jemaah.
  • Telah Teruji melalui Program Percontohan: Program ini telah diuji coba pada kelompok terbatas jemaah asal Indonesia, dengan pendampingan dokter profesional yang memberikan pengawasan medis berkelanjutan.

Standar Baru untuk Wisata Religi yang Inklusif

Dikembangkan selaras dengan tujuan Arab Saudi dalam meningkatkan pengalaman wisata dan pelayanan jemaah, serta didukung melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan ekosistem termasuk Saudi Tourism Authority (STA), program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas, keamanan, dan kualitas layanan bagi jemaah yang membutuhkan dukungan medis selama perjalanan umrah.

Pernyataan

Ibrahim Alturki, Chairman dan CEO Growth Partner, mengatakan:

"Inisiatif ini merupakan lompatan besar dalam cara kami melayani jemaah. Umrah adalah perjalanan spiritual yang sangat personal, dan tidak seorang pun seharusnya harus memilih antara kesehatan dan keyakinannya. Melalui program ini, kami tidak hanya menghadirkan pendampingan medis, tetapi juga ketenangan pikiran sehingga setiap jemaah dapat sepenuhnya fokus pada perjalanan spiritual mereka."

Baca Juga :  Desay SV Pamerkan Inovasi Mobilitas Berbasis AI di AEE 2026

Amit Vithal, Co-Founder dan Chief Business Officer Docquity, mengatakan:

"Misi Docquity selalu menghadirkan kekuatan keahlian medis terpercaya kepada mereka yang paling membutuhkannya. Membawa jaringan tenaga kesehatan kami dan teknologi intelijen kesehatan berbasis AI ke dalam perjalanan umrah merupakan perpanjangan alami dari misi tersebut. Kami merasa terhormat dapat bekerja bersama Growth Partner dan berkontribusi dalam pengembangan pengalaman ibadah umrah berbasis layanan kesehatan yang inovatif, selaras dengan ambisi Arab Saudi dalam meningkatkan pengalaman wisata dan pelayanan jemaah."

Tentang Para Mitra

Growth Partner (GP) – Arab Saudi

Growth Partner adalah perusahaan holding investasi visioner yang berfokus membentuk ulang industri perjalanan dan pariwisata di Kerajaan Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah serta Afrika (MEA).

Docquity – Singapura

Docquity adalah komunitas profesional dokter terbesar di Asia Tenggara yang menghubungkan tenaga kesehatan melalui teknologi dan wawasan klinis berbasis AI.

Catatan untuk Redaksi

  • Indonesia merupakan salah satu pasar jemaah umrah terbesar di dunia.
  • Program ini selaras dengan ambisi Saudi Vision 2030 dalam sektor pariwisata dan pengalaman jemaah.
  • Program percontohan bersama jemaah asal Indonesia telah berhasil diselesaikan sebelum peluncuran ini.

 

Berita Terkait

Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup
Pemimpin Muda Asia Berpartisipasi dalam Hitachi Young Leaders Initiative 2026 di Cebu dengan Tema “Flow as One”
Aliansi GEHPA-APAC Resmi Diluncurkan, Percepat Transformasi Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan Cerdas
Huawei Luncurkan Program “AHEAD”, Bangun Ekosistem Baru yang Saling Menguntungkan bagi Sektor Pendidikan dan Layanan Kesehatan
Huawei ICT Competition Ke-10 Tuntas Digelar, Catat Rekor 220.000 Peserta, Para Pemenang Berasal dari 49 Negara dan Wilayah
Didukung Huawei, Aztelekom Perluas Akses Jaringan Pita Lebar hingga Menjangkau Hampir Seluruh Wilayah Azerbaijan melalui Program “Online Azerbaijan”
MAXHUB Bertransformasi dari Peserta Menjadi Pemimpin, Ajukan Dua Standar Internasional IEC yang Baru
SNEC 2026 | EVE Energy Raih Pesanan Lebih dari 67 GWh, Perkuat Posisi di Industri Penyimpanan Energi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:19 WIB

Financial Resilience Index Sun Life Asia: Keamanan Finansial Menurun Akibat Tekanan Biaya Hidup

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pemimpin Muda Asia Berpartisipasi dalam Hitachi Young Leaders Initiative 2026 di Cebu dengan Tema “Flow as One”

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:39 WIB

Aliansi GEHPA-APAC Resmi Diluncurkan, Percepat Transformasi Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Inklusif dan Cerdas

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:43 WIB

Huawei Luncurkan Program “AHEAD”, Bangun Ekosistem Baru yang Saling Menguntungkan bagi Sektor Pendidikan dan Layanan Kesehatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:19 WIB

Huawei ICT Competition Ke-10 Tuntas Digelar, Catat Rekor 220.000 Peserta, Para Pemenang Berasal dari 49 Negara dan Wilayah

Berita Terbaru