Jumlah Pendaftar Ujian Cambridge International AS & A Level Meningkat di Asia Tenggara, Semakin Banyak Siswa Memilih Kualifikasi yang Fleksibel dan Berbasis Keterampilan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cambridge mengirimkan hasil ujian periode Juni 2026 kepada sekitar 705.000 siswa di 148 negara, jumlah pendaftar ujian secara total mencapai 1,7 juta

Jumlah pendaftar mengalami peningkatan di Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand, lebih dari 22.000 siswa Malaysia mengikuti ujian internasional Cambridge pada Juni

CAMBRIDGE, Inggris, 12 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Cambridge International Education (Cambridge) mulai mengirimkan hasil ujian periode Juni 2026 kepada siswa di berbagai negara. Jumlah pendaftar ujian Cambridge International AS & A Level meningkat 5% dibandingkan tahun lalu. Hampir 368.000 siswa dari 3.492 sekolah di seluruh dunia menerima hasil ujian Cambridge International AS & A Level pada hari ini. Kenaikan jumlah pendaftar ujian tersebut menunjukkan semakin tingginya minat terhadap kualifikasi pendidikan sebagai salah satu jalur tepercaya untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Cambridge International AS & A level Results Day
Cambridge International AS & A level Results Day

Tren peningkatan minat untuk mengikuti ujian Cambridge International AS & A Level juga terlihat di Asia Tenggara. Jumlah pendaftar ujian di Indonesia dan Thailand masing-masing meningkat 12% dibandingkan Juni 2025. Jumlah pendaftar ujian Cambridge IGCSE juga meningkat di Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Hal tersebut menunjukkan kepercayaan pihak sekolah dan keluarga terhadap kualifikasi yang telah diakui secara internasional. Kualifikasi Cambridge juga membantu siswa mempersiapkan diri untuk berkuliah di universitas maupun menghadapi jenjang berikutnya.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang menerima hasil ujian pada hari ini dan pekan depan," ujar Rod Smith, Group Managing Director, International Education, Cambridge. "Kami gembira melihat pertumbuhan jumlah peserta ujian yang terus berlanjut di Asia Tenggara. Semakin banyak siswa memilih ujian Cambridge International AS & A Levels karena memadukan pemahaman mendalam terhadap mata pelajaran dengan keterampilan yang paling dibutuhkan di universitas dan dunia kerja. Pertumbuhan jumlah peserta ujian pada tahun ini mencerminkan bahwa semakin banyak siswa memahami pentingnya kombinasi tersebut di tengah dunia yang semakin dipengaruhi AI. Saya yakin, peran Cambridge International AS & A Levels akan semakin penting pada tahun-tahun mendatang."

Baca Juga :  "Got Beef?", Aussie Beef Ajak Penggemar di Asia Tenggara Redakan Rivalitas Sepak Bola lewat Makanan

Sejumlah perkembangan penting dari ujian periode Juni 2026 di Asia Tenggara:

  • Matematika tetap menjadi mata pelajaran Cambridge International AS & A Level yang paling banyak dipilih peserta ujian di Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Mata pelajaran sains juga termasuk dalam lima besar, menunjukkan tingginya minat terhadap pendidikan di bidang STEM.
  • Bisnis termasuk dalam lima mata pelajaran AS & A Level yang paling banyak dipilih peserta ujian di Indonesia, Vietnam, dan Thailand. Hal ini mencerminkan minat siswa yang semakin meningkat terhadap kewirausahaan dan keterampilan bisnis.
  • Sekolah-sekolah di Malaysia mencatat lebih dari 74.000 pendaftaran untuk ujian Cambridge pada periode Juni. Bahasa Melayu sebagai Bahasa Asing tetap menjadi mata pelajaran Cambridge IGCSE yang paling banyak dipilih.

Dipercaya oleh universitas terkemuka di dunia

Di Asia Tenggara, siswa terus memilih kualifikasi Cambridge karena menawarkan jalur pendidikan yang fleksibel menuju kegiatan perkuliahan di universitas dalam dan luar negeri. Semakin banyak siswa menggunakan kualifikasi Cambridge untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Asia, Australia, Inggris, dan berbagai negara lainnya.

Kevin Ebenezer, Director, University Pathways and Progression, Cambridge, mengatakan, "Cambridge International A Levels terus mendapat kepercayaan dari universitas-universitas terkemuka di dunia, karena ujian ini mempersiapkan siswa bukan hanya untuk diterima di perguruan tinggi, namun juga mampu berkembang setelah menjadi mahasiswa. Ketika persaingan masuk perguruan tinggi semakin ketat, universitas mencari siswa yang memiliki pemahaman akademik yang kuat, kegigihan, dan kemampuan berpikir mandiri. Kualifikasi kami turut mengembangkan kualitas tersebut. Saat ini, siswa Cambridge mencakup sekitar satu dari setiap delapan siswa internasional yang berkuliah di universitas di Inggris. Hal ini membuktikan nilai tambah dan pengakuan global terhadap Cambridge International A Levels."

Baca Juga :  Sugon Tampilkan Solusi AI dan Komputasi Canggih di Eropa, Pimpin Peringkat IO500

"Pendidikan internasional bersama Cambridge memiliki cakupan global sesuai kebutuhan, namun tetap relevan dengan konteks lokal. Baik bagi siswa yang melanjutkan pendidikan tinggi di dalam negeri dan luar negeri, kualifikasi internasional Cambridge menyediakan kesempatan dan mempersiapkan mereka untuk meraih kesuksesan di dunia yang terus berubah," lanjut Rod.

Hasil ujian Cambridge IGCSE dan O Level

Cambridge akan mengirimkan hasil ujian Cambridge IGCSE dan O Level kepada lebih dari 315.000 siswa dari 4.949 sekolah pada 18 Agustus.

Berpengalaman selama lebih dari 160 tahun dalam bidang pendidikan internasional, Cambridge kini melayani hampir dua juta siswa setiap tahun. Sistem penilaian Cambridge mencakup Cambridge Checkpoint untuk siswa usia muda, serta Cambridge IGCSE, O Level, International AS & A Level, AICE, dan International Project Qualification (IPQ). Berbagai kualifikasi tersebut mendapat pengakuan dari sekolah dan universitas di berbagai negara.

-SELESAI-

Catatan bagi redaktur: 

Sejumlah poin penting dari hasil ujian Cambridge International AS & A Level yang diumumkan pada 11 Agustus:

  • Jumlah pendaftar ujian mencapai lebih dari 737.000 secara global, meningkat 5% dibandingkan Juni 2025
  • Sekitar 368.000 siswa mengikuti ujian, meningkat 4%, dari 3.492 sekolah di 128 negara
  • Mata pelajaran yang paling banyak dipilih: 1. English General Paper; 2. Matematika; 3. Fisika; 4. Kimia; 5. Bahasa Inggris.

Berita Terkait

XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili
VT Markets Gandeng Island Sports Club, Padukan Dunia Trading dan Gaya Hidup Aktif
YR Fitness Bermitra dengan PrimaFit dan Berekspansi ke Indonesia
Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU
CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing
Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton
CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:11 WIB

XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

VT Markets Gandeng Island Sports Club, Padukan Dunia Trading dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:22 WIB

YR Fitness Bermitra dengan PrimaFit dan Berekspansi ke Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:34 WIB

Eileen Gu Tampil sebagai Pembicara dalam KFF Inspiring Women Leadership Series di SMU

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:48 WIB

CCTV+: Forum Respons Cepat atas Pengaduan Publik Digelar di Beijing

Berita Terbaru

Pers Rilis

XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:11 WIB