Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUANGZHOU, Tiongkok, 24 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari Yangcheng Evening News: 

Salon "Go Guangdong, Go Global" 2026 sesi Indonesia berlangsung di Guangzhou pada 18 Agustus lalu. Acara tersebut dihadiri lebih dari 100 perwakilan dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, sektor keuangan, kalangan hukum, serta asosiasi bisnis asal Tiongkok dan Indonesia.

Andalusia Tribuana Tungga Dewi, Pelaksana Tugas Konsul Jenderal di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Ia mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa. Besarnya populasi tersebut menciptakan pasar yang luas dan terus berkembang. Menurut Andalusia, keunggulan teknologi Guangdong memiliki keterkaitan yang kuat dengan agenda pembangunan Indonesia, terutama dalam meningkatkan kapasitas industri, mempercepat transisi energi, dan memperkuat hilirisasi industri ringan.

Sementara itu, Rizaldi Indra Janu, Direktur Indonesia Investment Promotion Center di Beijing, memaparkan perkembangan "Kebijakan Penanaman Modal Asing Terbaru di Indonesia". Menurutnya, pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin serius menarik investasi asing. Rizaldi menilai Guangdong memiliki keunggulan di sektor energi baru dan manufaktur yang dapat saling melengkapi dengan potensi Indonesia. Untuk itu, perusahaan-perusahaan Guangdong sangat terbuka untuk berinvestasi di sektor energi baru dan manufaktur di Indonesia.

Baca Juga :  Bank of America Pertemukan Pemimpin Dunia di Asia Pasifik Melalui Forum Breakthrough Technology Dialogues

Wu Lei, Deputy General Manager, PT Indonesia BTR New Energy Material, kemudian berbagi pengalaman tentang kiprah perusahaan yang berekspansi ke luar negeri. Menurutnya, perusahaan yang ingin membangun bisnis secara berkelanjutan di Indonesia perlu memperhatikan delapan hal, yaitu "mematuhi hukum dan peraturan, menciptakan lapangan kerja berkualitas, mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kelestarian lingkungan hidup, berbaur dengan masyarakat setempat, ikut mendorong pembangunan daerah, memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, serta membangun mekanisme ESG jangka panjang".

TCL, produsen alat elektronik asal Guangdong, telah mengembangkan bisnisnya di Indonesia sejak 2004. Saat ini, TCL memiliki jaringan yang luas di Indonesia, mencakup tiga pabrik mitra, sembilan pusat distribusi utama, 17 kota utama, dan lebih dari 1.250 toko ritel mitra. Deng Yinghao, Assistant President, TCL Technology, turut membagikan pengalaman TCL dalam mengembangkan bisnis di Indonesia. Menurutnya, salah satu kunci utama adalah melakukan lokalisasi produk dan konten dengan mengembangkan produk yang sesuai dengan kondisi iklim Indonesia. TCL juga menerapkan pendekatan lokal dalam pengelolaan organisasi dan pengembangan talenta. "TCL memiliki lebih dari 1.000 karyawan lokal di Indonesia, bahkan kami memiliki CEO lokal asal Indonesia. Kami benar-benar telah berakar dan menyatu dengan Indonesia," kata Deng.

Berita Terkait

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:21 WIB

3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:49 WIB

New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali

Berita Terbaru