AutoFlight Luncurkan Pesawat Terbang eVTOL Kelas 5 Ton Pertama di Dunia

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matrix, the world's first 5-ton class electric vertical take-off and landing (eVTOL) aircraft by AutoFlight, completes a full transition flight demonstration

Matrix, the world's first 5-ton class electric vertical take-off and landing (eVTOL) aircraft by AutoFlight, completes a full transition flight demonstration

  • Matrix telah membuktikan kemampuan terbang transisi penuh
  • Pesawat terbang inovatif ini tersedia dalam varian 10 kursi penumpang dan pesawat kargo bermuatan 1.500 kg

SUZHOU, Tiongkok, 6 Februari 2026 /PRNewswire/ — AutoFlight resmi meluncurkan Matrix, pesawat terbang electric vertical take-off and landing (eVTOL) kelas 5 ton pertama di dunia. Pesawat ini menggelar demo publik yang menunjukkan kemampuan terbang transisi penuh di fasilitas uji coba dengan ruang udara rendah milik AutoFlight.

Matrix, the world's first 5-ton class electric vertical take-off and landing (eVTOL) aircraft by AutoFlight, completes a full transition flight demonstration
Matrix, the world’s first 5-ton class electric vertical take-off and landing (eVTOL) aircraft by AutoFlight, completes a full transition flight demonstration

Dalam demo publik tersebut, Matrix menyelesaikan seluruh kemampuan terbang transisi, mulai dari lepas landas vertikal, penerbangan jelajah, hingga pendaratan vertikal. Pencapaian tersebut membuktikan kapabilitas teknologi eVTOL AutoFlight dalam sistem aerodinamika yang kompleks, sistem propulsi listrik berdaya tinggi, serta sistem kendali penerbangan canggih. Untuk pertama kalinya, pesawat eVTOL kelas 5 ton juga berhasil melakukan penerbangan transisi penuh.

Matrix memiliki bentang sayap sepanjang 20 meter, panjang badan 17,1 meter, dan tinggi 3,3 meter dengan bobot lepas landas maksimum mencapai 5.700 kg.

Baca Juga :  TUMI MELUNCURKAN "MEDITERRANEAN ESCAPE" YANG MERAYAKAN PESONA PESISIR DAN KEMUDAHAN DALAM PERJALANAN

Pesawat ini tersedia dalam varian pesawat penumpang dan pesawat kargo. Varian pesawat penumpang memiliki konfigurasi kursi yang fleksibel dengan pilihan 10 kursi kelas bisnis atau enam kursi VIP.

Sementara, varian pesawat kargo menggunakan sistem tenaga hibrida dengan kapasitas muatan maksimum 1.500 kg. Pesawat ini dilengkapi pintu depan berukuran besar yang dapat dibuka ke depan dan mampu memuat dua kontainer kargo udara berstandar AKE sehingga meningkatkan efisiensi operasional untuk pengangkutan kargo skala ton.

Pendobrak Industri eVTOL

CEO & Founder, AutoFlight, Tian Yu, mengatakan: "Matrix bukan hanya hadir sebagai bintang baru di industri penerbangan, namun juga pendobrak di sektor ini. Pesawat ini mematahkan anggapan bahwa eVTOL hanya cocok untuk jarak pendek dan muatan ringan. Dengan demikian, Matrix segera mengubah konsep rute eVTOL. Melalui skala ekonomi, Matrix mampu menurunkan biaya transportasi per kursi-kilometer dan per ton-kilometer secara signifikan sehingga merombak struktur biaya dan membuka jalan menuju profitabilitas. Pesawat ini mencakup berbagai skenario, mulai dari mobilitas perkotaan hingga rute pengumpan (intercity feeder) antarkota, sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekosistem penerbangan di ruang udara rendah secara menyeluruh."

Baca Juga :  Kapasitas Produksi Hijau Tiongkok Tampil di CAEXPO: Kerja Sama Energi, Ketenagalistrikan, dan Kendaraan Energi Baru Memasuki Tahap Baru

Desain dan Fitur Keselamatan

Matrix menggunakan konfigurasi Lift and Cruise dengan sayap majemuk khas AutoFlight, desain triplane yang unik, serta struktur enam lengan yang menjaga stabilitas aerodinamika dalam seluruh fase penerbangan.

Varian listrik murni memiliki jangkauan maksimum hingga 250 km, sedangkan varian hibrida-listrik mampu menempuh jarak hingga 1.500 km. Kemampuan ini membuat Matrix cocok untuk berbagai aplikasi, termasuk perjalanan regional, operasi logistik berat, serta misi tanggap darurat berskala besar.

Strategi Pengembangan AutoFlight

Matrix melanjutkan strategi pengembangan produk AutoFlight, setelah menghadirkan Great White Shark untuk aplikasi industri, CarryAll untuk logistik otonom, dan Prosperity untuk mobilitas udara perkotaan. Program pengembangan produk ini didukung pengalaman AutoFlight dalam teknologi penerbangan di ruang udara rendah, keandalan dan keselamatan sistem, serta proses sertifikasi kelaikudaraan.

Berita Terkait

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:21 WIB

3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:49 WIB

New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali

Berita Terbaru