Envision Energy Tercatat dalam Daftar “Fortune’s 2026 Change the World” Berkat Konvergensi AI dan Energi Hijau

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SHANGHAI, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, kembali tercatat dalam daftar "Fortune’s 2026 Change the World". Envision telah tiga kali tercantum dalam daftar tersebut. Kali ini, Envision mendapat pengakuan atas Mission Gobi dan proyek unggulan pertamanya, Envision Galaxy Campus, yang mengeksplorasi model baru dalam integrasi infrastruktur energi dan komputasi di era AI.

Envision Energy
Envision Energy

Daftar "Fortune’s 2026 Change the World" mencakup 50 perusahaan yang mengeksplorasi berbagai pendekatan inovatif untuk menjawab tantangan sosial dan lingkungan global. Perusahaan yang tercantum berasal dari beragam industri dan pendekatan, mulai dari Alphabet dan Anthropic di bidang AI hingga CATL di sektor energi terbarukan. Pengakuan yang diterima Envision menyoroti eksplorasi Mission Gobi terhadap konvergensi AI dan energi hijau, termasuk pemanfaatan sumber energi terbarukan yang melimpah untuk menopang infrastruktur AI generasi baru.

Pertumbuhan kebutuhan komputasi yang pesat akibat perkembangan AI membuat energi semakin menjadi fondasi utama di era AI. Envision tidak sekadar menambah beban baru pada sistem kelistrikan yang ada, namun mengeksplorasi cara mendekatkan fasilitas komputasi dengan sumber energi terbarukan yang melimpah. Lewat pendekatan tersebut, Envision mengembangkan infrastruktur energi dan komputasi secara bersamaan.

Baca Juga :  Shanghai Electric Tampilkan Robot Berbasis "Embodied Intelligence" dan Solusi Pabrik Cerdas "AI-Native" di WAIC 2026

Diluncurkan pada Juni 2026, Mission Gobi menargetkan pengembangan kapasitas komputasi AI hijau sebesar 5 GW di wilayah gurun dan kering di berbagai belahan dunia pada 2030 dengan memanfaatkan sumber energi angin dan surya. Proyek unggulan pertamanya, Envision Galaxy Campus di Ulanqab, Inner Mongolia, meningkatkan kapasitas komputasi hingga lebih dari 2 GW dan mendukung hingga satu juta cip, menurut Fortune. Dengan mengandalkan energi terbarukan sebagai sumber daya utama, proyek tersebut mengeksplorasi potensi wilayah yang sebelumnya dipandang memiliki keterbatasan energi atau berada di lokasi terpencil untuk menjadi sumber kelimpahan energi baru sekaligus fondasi bagi infrastruktur AI.

"AI membuka peluang baru bagi perkembangan teknologi cerdas, sementara energi hijau dapat menjadi penggerak kemajuan peradaban," ujar Lei Zhang, Founder and CEO Envision. "Envision akan terus mengeksplorasi perpaduan keduanya guna menciptakan sistem energi yang lebih melimpah dan terjangkau. Kami ingin menjadikan matahari dan angin sumber energi baru bagi peradaban, serta mengubah wilayah yang sebelumnya dipandang tandus menjadi pusat produksi energi. Ketika energi dan teknologi cerdas saling memperkuat, berbagai potensi baru terbuka untuk memajukan peradaban."

Baca Juga :  Sungrow Dukung Sistem BESS Skala Besar di Kamboja dengan Fitur "Black Start"

Envision telah tiga kali tercatat dalam daftar "Fortune’s Change the World" sehingga mencerminkan perkembangan inovasi perusahaan. Envision pertama kali tercantum dalam daftar ini pada 2021 berkat inovasi di bidang energi terbarukan, kemudian kembali tercatat pada 2024 melalui pengembangan kawasan industri net-zero berskala besar dan teknologi hidrogen hijau terintegrasi. Tahun ini, Envision mendapat pengakuan atas pengembangan solusi yang memadukan AI dan energi. Rangkaian pencapaian tersebut mencerminkan upaya Envision dalam mengembangkan teknologi energi untuk membuka peluang baru bagi umat manusia.

Berita Terkait

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton
CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan
FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global
Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya
AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show
OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Malou Oheix dari Prancis Raih Juara Satu pada Kompetisi Vokal Jazz Internasional Herbie Hancock Institute 2026 di Fondation Louis Vuitton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya

Berita Terbaru