Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERLIN, 30 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei memperkenalkan Intelligent RAIL 2.0, solusi generasi baru yang mendukung transformasi cerdas di industri perkeretaapian global, dalam ajang InnoTrans 2026 yang digelar pada 22–25 September. Dalam peluncuran tersebut, Huawei mempertemukan asosiasi industri seperti UIC (International Union of Railways) dan UITP (International Association of Public Transport), bersama pelanggan dan mitra ekosistem dari berbagai negara, untuk membahas arah masa depan industri perkeretaapian.

Jean-Michel Evanghelou, Director Digital Systems & Innovation, and Financial Control & Project Operations dari UIC, mengatakan, FRMCS akan menjadi langkah awal bagi operator kereta api dalam membangun fondasi digital yang kuat. Menurut dia, penerapan AI akan semakin berkembang dan terintegrasi dengan sistem inti industri perkeretaapian sehingga standardisasi penerapan AI juga menjadi semakin penting.

Mohamed Mezghani, Secretary-General, UITP, dan Lidia Signor, Head, Multimodal Transport, UITP, turut hadir dalam acara tersebut. Lidia Signor menyampaikan paparan bertajuk "Global Metro AI Intelligence and Automation". Dalam paparannya, ia menjelaskan, UITP bersama China Association of Metro (CAMET) telah menerbitkan laporan riset "AI-Driven Smart Rail Transport". Laporan tersebut mengulas penerapan solusi AI dalam berbagai aspek, mulai dari pembangunan hingga pengoperasian dan pemeliharaan kereta api perkotaan yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional dan keselamatan sistem transportasi kereta api.

Dalam paparannya, Raymond Zuo, President, Smart Rail BU, Huawei, mengatakan, perkembangan menuju era teknologi cerdas mendorong semakin banyak pemangku kepentingan mengintegrasikan teknologi digital dan cerdas ke dalam proses bisnis inti guna mengatasi berbagai persoalan lama di industri. Menurut dia, perubahan tersebut akan terlihat di berbagai lini: infrastruktur akan beralih dari GSM-R ke FRMCS, pemeliharaan peralatan yang bergerak menuju pendekatan berbasis kondisi dan prediktif, angkutan barang yang menuju model logistik berbasis layanan secara terpadu dan mencakup transportasi multimoda, sedangkan layanan penumpang mengarah pada pengalaman perjalanan yang lebih lancar. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur juga akan semakin memanfaatkan teknologi digital dan cerdas untuk meningkatkan keselamatan serta efisiensi operasional.

Berbekal pengalaman menerapkan inovasi bersama pelanggan terkemuka di berbagai negara, Huawei memperkenalkan strategi inovasi "intelligent RAIL". Strategi ini memanfaatkan teknologi digital dan cerdas untuk meningkatkan empat aspek utama perkeretaapian, yakni keselamatan (Reliable), efisiensi (Automated), layanan terintegrasi (Integrated-serviced), dan evolusi jangka panjang (Long-termed). Dalam ajang tersebut, Huawei juga memperkenalkan intelligent RAIL 2.0, generasi terbaru yang mencakup 20 solusi berbasis skenario. Solusi tersebut mencakup tiga area utama, yakni pembangunan, transportasi penumpang dan barang, serta pemeliharaan fasilitas dan peralatan, untuk menjawab berbagai tantangan yang telah lama dihadapi industri. Huawei mengembangkan solusi ini bersama para mitra dengan pembagian peran yang jelas: Huawei menangani platform komunikasi dan digital, sedangkan mitra berfokus pada aplikasi industri. Dengan pendekatan tersebut, solusi dapat dirancang secara modular dan dikombinasikan sesuai kebutuhan pelanggan serta skenario bisnis tertentu.

Baca Juga :  Zettabyte Donasikan Komputasi AI dan Perangkat Lunak AI Canggih kepada National Sun Yat-sen University untuk Mengembangkan Talenta AI Taiwan

Hingga kini, Huawei telah melayani lebih dari 50 pelanggan utama sektor perkeretaapian di seluruh dunia dan lebih dari 300 jalur kereta perkotaan dengan cakupan lebih dari 180.000 kilometer jalur. Selain menjadi penyedia produk TIK terkemuka secara global, Huawei juga memosisikan diri sebagai mitra dalam transformasi digital di era teknologi cerdas. Ke depan, Huawei akan melanjutkan strategi "platform + ekosistem" dengan memperkuat kerja sama bersama pelanggan dan mitra global, memperdalam kolaborasi industri, mengikuti perkembangan teknologi di sektor perkeretaapian, serta mendorong penerapan teknologi mutakhir pada berbagai skenario perkeretaapian. Melalui pengembangan dan inovasi solusi secara berkelanjutan, Huawei menargetkan transportasi kereta api global bergerak menuju masa depan yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Berita Terkait

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:05 WIB

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:21 WIB

3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”

Berita Terbaru