Huawei Usulkan Pembangunan Jaringan Target “AI-Centric All-Optical” untuk Meningkatkan Pengalaman Layanan

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 4 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di ajang MWC Barcelona 2026, Huawei memaparkan visi untuk membangun jaringan target AI-centric all-optical dalam "Green All-Optical Network Forum" yang diadakan oleh IDATE. Huawei mengusulkan empat inisiatif untuk meningkatkan kemampuan jaringan dari sisi bandwidth, keandalan, jangkauan, dan latensi agar pihak operator dapat memaksimalkan nilai tambah jaringan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi layanan berbasiskan AI.

Lebih dari 200 pemimpin industri dan pakar dari regulator telekomunikasi Eropa, FTTH Council, operator telekomunikasi, serta produsen perangkat telekomunikasi berkumpul di acara ini untuk membahas peluang dan tantangan jaringan optik pada era AI. Operator global seperti Bouygues Telecom dan China Unicom juga berbagi pengalaman sukses, termasuk pengembangan layanan smart home, pemanfaatan komputasi efisien untuk inovasi AI, serta peningkatan operasi jaringan cerdas.

Kim Jin, Vice President of Huawei Optical Business Product Line, proposes building an AI-centric all-optical target network
Kim Jin, Vice President of Huawei Optical Business Product Line, proposes building an AI-centric all-optical target network

Kim Jin, Vice President Huawei Optical Business Product Line, memaparkan visi pembangunan jaringan AI-centric all-optical, serta produk dan solusi Jaringan Optik Generasi Baru Huawei. Dengan meningkatkan bandwidth, keandalan, jangkauan, dan latensi, Huawei membantu operator membangun jaringan Agentic UBB dan menghadirkan pengalaman layanan premium:

  • Jangkauan Wi-Fi yang lebih luas untuk jaringan rumah, mewujudkan pengalaman pengguna yang lebih baik: Solusi Wi-Fi 7 tri-band FTTR Huawei menyediakan kecepatan stabil hingga 4 Gbps di setiap ruangan, serta roaming yang lancar di seluruh rumah dalam waktu kurang dari 10 ms. Solusi Wi-Fi mesh terbaru yang dilengkapi teknologi AI anti-interferensi mendukung sinyal menembus satu dinding tambahan dan meningkatkan kecepatan hingga 20% dalam kondisi gangguan.
  • PON generasi baru dengan latensi lebih rendah dan bandwidth lebih tinggi: Teknologi inovatif seperti PON slicing pada level aplikasi OLT dan Wi-Fi air interface scheduling mendukung pembentukan jalur layanan khusus untuk aplikasi VIP, menghadirkan pengalaman jaringan yang lebih stabil dan terjamin.
  • Jaringan metro OXC terpadu yang meningkatkan pengalaman AI: Solusi OXC terbaru memperluas all-optical switching hingga jaringan metro, mengurangi latensi jaringan terpadu dan membangun arsitektur mesh yang mendukung akses komputasi dalam hitungan milidetik untuk layanan AI.
  • Evolusi menuju 400G/800G untuk mengatasi keterbatasan bandwidth: Arsitektur 3D-mesh backbone yang dikombinasikan dengan teknologi 400G/800G baru, pita frekuensi Super C+L, serta transmisi kabel bawah laut multiformat turut mengatasi keterbatasan bandwidth di area trafik tinggi dan mendukung lalu lintas DCI serta lintasnegara secara efisien.
  • Jaringan optik tanpa gangguan yang memastikan layanan AI selalu aktif: Peningkatan terpadu pada perangkat keras, perangkat lunak, algoritma, serta teknologi eOTDR membantu operator mengidentifikasi dan mengatasi risiko jaringan secara tepat. Material kristal cair inovatif juga memfasilitasi switching pada jaringan optik WSON dalam waktu 50 ms sehingga memberikan keandalan sangat tinggi.
Baca Juga :  Techman Robot Bidik Pasar Manufaktur Cerdas Asia Tenggara di Pameran Otomatisasi Thailand

Dalam aktivitas operasional dan pemeliharaan (O&M), agen FANSpirit pada domain akses optik ikut mengurangi keluhan pelanggan home broadband. Sementara itu, agen OTNSpirit pada domain transmisi optik merekomendasikan jalur jaringan berbeda berdasarkan kebutuhan bandwidth, latensi, dan keandalan, sehingga mendukung peningkatan O&M yang lebih cerdas bagi operator.

Baca Juga :  Standard Energy Tampilkan Rantai Pasok PV Terintegrasi di SOLARTECH INDONESIA 2026, Layani Pasar Energi Bersih di Amerika Serikat, India, Eropa, Asia Tenggara, dan Seluruh Dunia

Kim Jin mengatakan, "Era AI menyediakan peluang baru bagi operator yang mungkin hanya muncul sekali dalam satu dekade. Huawei berkomitmen bekerja sama dengan mitra industri untuk membangun jaringan AI-centric all-optical. Dengan demikian, pengalaman pengguna akan terus meningkat, nilai tambah jaringan dapat dimaksimalkan, dan pertumbuhan bersama dapat tercapai di era AI."

Berita Terkait

Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru
NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%
IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia
60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia
Shanghai Electric Dukung Pengisian Bahan Bakar Biometanol untuk Kapal dengan Volume Terbesar di Dunia
Lianlian DigiTech Catat Kinerja Solid pada Semester I-2026
Diberi penghargaan oleh K-Digital Brand Award dan Singapore Good Design Award, EZVIZ kembali menegaskan kepemimpinannya dalam inovasi produk dan teknologi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:21 WIB

The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:06 WIB

NagaWorld Raih Sertifikasi Great Place To Work® 2026 dengan Skor Trust Index™ 97%

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:40 WIB

IGEL Hadirkan Now & Next Workspace & Endpoint Security Summit di Melbourne, Australia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:54 WIB

60 Seconds to Tokyo: Sensasi Japanese Street Food di Lebih dari 130 Archipelago Hotels di Indonesia

Berita Terbaru