Peluncuran perdana AsiaPay Voice Pay untuk merchant di seluruh Asia, didukung oleh AI untuk pembayaran pintar yang nyaman

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 23 September 2026 /PRNewswire/ — AsiaPay, sebagai pelopor dalam solusi pembayaran digital di Asia, hari ini dengan bangga meluncurkan produk perdana kami, Voice Pay, dengan layanan berbasic AI ini memungkinkan Konsumen cukup hanya memberikan perintah suara melalui Handphone untuk kemudian melakukan eksekusi pembayaran sesuai dengan metode pembayaran yang diinginkan, mulai dari e-wallet sampai kartu kredit. Voice Pay sangat aman, Hands-free checkout untuk kegiatan belanja online sehari-hari di ecommerce, sehingga mempercepat, lebih mudah diakses oleh konsumen sehingga meningkatkan keputusan pembelian dan mengurangi kecenderungan untuk batal check-out.

Dengan Voice Pay, konsumen dapat meng-konfirmasi pembayuaran melalui perintah suara secara alami melalui handphone atau device apapun yang support. Di belakang layar, AsiaPay menghubungkan perintah suara dengan pilihan metode pembayaran yang diinginkan konsumen, sementara "Mesin Pembayaran cerdas" kami mengatur Autentikasi, Routing, perlindungan terhadap penipuan.

Baca Juga :  Mouser Electronics Bahas Peran Kecerdasan Buatan dalam Mengubah Teknologi dan Pengalaman Sehari-hari

Dengan Pasar dari "Voice Payment" yang saat ini sudah mencapai angka double dari yang sebelumnya $10.9 Milyar Dolar di Tahun 2025 dan diprediksi akan mencapai $22.7 Milyar Dolar pada Tahun 2030, dan  81% konsumen sudah menggunakan Teknologi berbasis suara dengan frekuensi secara mingguan, dan pengadopsi teknologi awal akan meningkatkan konversi pembelian sebesar 35% dari potensi gagal check out dari keranjang belanja. Industry Pembayaran sudah berubah dari yang sebeleumnya bersifat statis namun sekarang sudah diadaptif oleh AI, AsiaPay mengembagkan lebih jauh lagi teknologi pintar ini sehingga dapat menghadirkan/menghasilkan Credit scoring dan Routing.

Cara berbelanja konsumen pun mengalami perubahan- dan juga cara pembayaran diproses di belakang layar" ucap Joseph Chan, CEO AsiaPay. Dengan Voice Pay, kami akan memberikan pengalaman kepada merchant suatu fitur Voice Front End yang berbasis interface pembayaran AI yang dimana akan efektif dalam menguransi potensi "gagal check out dikeranjang pembelian" sehingga akan mendorong perekonomian terutama dalam dunia usaha. Ini adalh sebuah industri dimana jaringan pembayaran dan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) saling berkompetisi untuk memberdayakan AI ke dalam infrastruktur dan layanan masing-masing, dan Voice Pay adalah jawaban dari AsiaPay untuk menghadapi pasar persaingan yang massive ini.

Baca Juga :  HEMIN Foundation Milik Anta Group Terbitkan Laporan Tahunan 2025, Rumah Sakit Umum yang Didanai dari Donasi RMB 2 Miliar Siap Beroperasi pada Tahun Ini

Asiapay Voice Pay didesign untuk pemakaian langsung. Merchant Existing Asiapay dapat membuka pengalaman new-user secara instant dengan Zero Code Enablement – sehingga tidak membutuhkan effort dalam proses pengembangan atau perubahan sistem apapun. Untuk Merchant baru, Gerbang Pembayaran berbasis API memastikan proses secara mulus kepada Platform Belanja Online terkemuda, mendukung kompabilitas Multi Wallet termasuk Apple Pay, Google Pay, Wechat Pay, AliPay, dan Octopus etc di seluruh Asia, dengan fitur biometric dan keamanan tokenized.

Berita Terkait

Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor
3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta
Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online
Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI
Grup Perhotelan Uzbekistan TEG Rampungkan Penggabungan Usaha di AS
Semangat Guan Gong Satukan Generasi Muda di Berbagai Negara
Program Executive MBA di SMU Tembus Peringkat 50 Besar Dunia dalam Daftar yang Dirilis Financial Times
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:56 WIB

3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI

Berita Terbaru