Sceye Mendukung SoftBank Corp. dalam Demonstrasi Laser Ranging Pertama di Dunia dengan Melacak HAPS dari Darat

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim darat SoftBank Corp. melacak platform stratosfer Sceye secara real time dan terus menerima sinyal laser yang dipantulkan, sehingga mendorong pengembangan komunikasi optik ruang bebas (FSO) di masa depan antara darat, stratosfer, dan ruang angkasa

MORIARTY, New Mexico, 23 September 2026 /PRNewswire/ — Sceye, perusahaan kedirgantaraan dan sains material asal AS yang membangun High Altitude Platform Systems (HAPS) untuk infrastruktur stratosfer, hari ini mengumumkan demonstrasi pelacakan laser stratosfer pertama di dunia. Demonstrasi ini merupakan bagian dari penerbangan ST1 Sceye yang bersejarah dan berlangsung selama sebulan. Demonstrasi ini dilakukan oleh SoftBank Corp. (TOKYO:9434, "SoftBank") bekerja sama dengan Universitas Hitotsubashi dan National Institute of Polar Research (NIPR), dengan dukungan Sceye berupa penggunaan platform HAPS miliknya. Demonstrasi ini bertujuan untuk mengkaji cara pemasangan peralatan komunikasi nirkabel optik pada HAPS Sceye, serta mengumpulkan data untuk mendukung terwujudnya komunikasi nirkabel optik di masa depan antara satelit, HAPS, dan darat.

Tracking Sceye’s ST1 HAPS
Tracking Sceye’s ST1 HAPS

NIPR merancang reflektor kubus sudut (CCR) untuk dipasang pada HAPS, dan SoftBank mengembangkan rakitan reflektor yang dilengkapi CCR tersebut. Sceye memasang dan membawa CCR tersebut dalam penerbangan HAPS yang untuk pertama kalinya dilakukan di atas wilayah Jepang. Untuk peralatan di darat, tim mengembangkan sistem pengukuran jarak dengan laser yang ringkas dan portabel serta mampu melacak HAPS, berdasarkan "Omni-SLR", sistem pengukuran jarak satelit dengan laser yang ringkas dan dirancang oleh Universitas Hitotsubashi. 

Dengan menggunakan reflektor kubus sudut yang dipasang pada HAPS Sceye dan sistem pengukuran jarak dengan laser yang ringkas dan portabel yang ditempatkan di darat, tim mengarahkan pulsa laser ke platform saat beroperasi di stratosfer. Sistem ini berhasil melacak HAPS Sceye secara real time dan terus-menerus menerima sinyal laser yang dipantulkan kembali ke darat.

Baca Juga :  COMAU TAMPILKAN SOLUSI OTOMATISASI UNTUK INDUSTRI KENDARAAN NIAGA DI ASIA TENGGARA DALAM AJANG GIICOMVEC 2026

"Demonstrasi ini menunjukkan berbagai hal yang bisa diwujudkan ketika kita membangun lapisan infrastruktur yang andal di stratosfer," kata Mikkel Vestergaard Frandsen, Pendiri dan CEO Sceye. "Selama satu misi, penerbangan Service Test pertama kami mendukung konektivitas langsung ke perangkat, komputasi tepi, komunikasi dengan drone, serta kini demonstrasi pengukuran jarak dengan laser yang pertama di dunia. Kemampuan untuk menghubungkan darat, stratosfer, dan ruang angkasa melalui tautan optik bisa mengubah secara mendasar cara informasi dikirimkan dengan aman ke seluruh dunia, dan Sceye bangga menyediakan platform yang turut membantu mewujudkan masa depan tersebut."

Kemampuan untuk mendeteksi dan melacak HAPS yang bergerak menggunakan berkas laser yang sangat terarah merupakan langkah penting menuju terwujudnya komunikasi nirkabel optik di masa depan. Data yang diperoleh, termasuk atenuasi cahaya saat merambat melalui atmosfer antara darat dan stratosfer, akan membantu menentukan persyaratan operasional untuk teknologi komunikasi optik yang akan dipasang dan dioperasikan pada HAPS Sceye.

Komunikasi nirkabel optik mulai berkembang sebagai teknologi generasi berikutnya untuk jaringan nonterestrial berkecepatan dan berkapasitas tinggi yang menghubungkan satelit, HAPS, dan infrastruktur terestrial. Penerapannya mencakup transmisi cepat data pengamatan Bumi, konektivitas di wilayah yang kurang terlayani, pemulihan komunikasi setelah bencana, dan tautan jaringan antarbenua berlatensi rendah.

"Melacak HAPS dari darat dengan laser yang sangat terarah ibarat mencoba menjaga penunjuk laser tetap tepat di tengah koin yang bergerak dari jarak sepuluh mil, melalui atmosfer yang terus-menerus menggeser berkas laser tersebut," kata Johnny Truong, Chief Technology Officer Sceye. "Sistem harus mendeteksi posisi platform, mengarahkan setiap pulsa laser secara presisi ke platform tersebut, dan terus-menerus menerima sinyal yang dipantulkan di lokasi yang sama di darat saat HAPS bergerak melintasi stratosfer. Keberhasilan melakukan hal tersebut menunjukkan tingkat presisi yang diperlukan untuk membangun tautan optik di masa depan antara darat, stratosfer, dan ruang angkasa."

Baca Juga :  Buka Peluang Baru bagi Industri Farmasi di Kawasan Greater Bay Area dan Asia

Demonstrasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari penerbangan ST1 Sceye baru-baru ini, yang diluncurkan dari New Mexico pada 9 Agustus dan menempuh jarak hampir 30.000 km dalam perjalanan pulang-pergi melalui stratosfer ke Jepang. Misi ini berlangsung selama 30 hari, termasuk lebih dari tujuh hari beroperasi di atas wilayah Jepang. Saat berada di atas wilayah Jepang, Sceye dan SoftBank berhasil membuktikan konektivitas langsung ke perangkat tanpa modifikasi melalui jaringan inti SoftBank, termasuk untuk pesan teks, panggilan suara, akses internet, dan streaming video. Pengujian juga mencakup komunikasi darurat, komunikasi berbasis HAPS dengan drone, dan komputasi tepi yang dilakukan langsung pada platform.

Tentang Sceye

Didirikan pada 2014, Sceye (dibaca "sky") adalah perusahaan kedirgantaraan yang berfokus mengembangkan infrastruktur stratosfer untuk menghubungkan masyarakat dan melindungi planet ini. Sceye merupakan perusahaan terdepan dalam industri High Altitude Platform Systems (HAPS), dengan fokus pada konektivitas universal, pemantauan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan pencegahan bencana.

press@sceye.com

Transmitting laser pulses from the ground
Transmitting laser pulses from the ground

 

Berita Terkait

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI
LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan
FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global
Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya
AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show
OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:27 WIB

CHINT Pamerkan “Prefab Power Pod” di Ajang DCWA 2026, Percepat Pembangunan Pusat Data AI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

LGMG Pamerkan Teknologi “Ultra-Fast Charging” dan Solusi Energi Terintegrasi untuk Elektrifikasi di Sektor Pertambangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

FORTHING Perkenalkan Seri TK di Eropa, Buka Babak Baru dalam Ekspansi NEV ke Pasar Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Fair2Care: Canton Fair Luncurkan International Medical Experience untuk Pertama Kalinya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:35 WIB

AITO Umumkan Ekspansi ke Pasar Eropa pada 2027 di Ajang Paris Motor Show

Berita Terbaru